Sedikit Umpatan Dari Saya

Senin, 30 Desember 2013

Presidensial, Bukan Presiden Sial dan Bukan Penjilat Ludah!

Pada awal tahun 2014, sistem Jaminan Kesehatan Nasional akan dilaksanakan di Negeri ini. Melihat sistem dan proses kesehatan yang ada, mungkin sekitar 7-10% saja puskesmas yang memiliki dokter. Mungkin saja kendalanya adalah daerah yg sulit di jangkau. Tapi menurut saya tidak menutup kemungkinan para dokter harus bertugas disana karena mereka adalah pahlawan nyawa berjubah putih.
Sistem Jaminan Kesehatan Nasional ini sudah diumumkan oleh presiden terhormat Susilo Bambang Yudhoyono pada bulan Agustus lalu. Beliau mengatakan kalau orang kaya atau orang mampu jangan sedikit-sedikit sakit berobat ke luar negeri. Dan saya sangat mengapresiasi perkataan beliau saat itu. Tetapi berubah pandangan saya terhadap beliau yang kelihatan tidak konsisten, penjilat ludah. Kenapa? Karena beberapa waktu lalu beliau mengisyaratkan bahwa para menteri/pejabat negara/pejabat tinggi jika sakit berobat ke luar negeri dg gratis. Anggarannya tidak sedikit bung. Bayangkan jika satu menteri beserta satu istri dan dua anak dikalikan beberapa menteri yang menjabat. Bisa jadi mencapai 1 Trilyun. Bisa untuk anggaran logistik, pendidikan atau lainnya.
Alangkah baiknya jika Pak Presiden yang terhormat itu memberikan pengobatan gratis kepada orang kurang mampu dan para pejabat yang sakit mencoba untuk berobat di puskesmas yang tidak ada dokternya. Agar bisa merasakjgaan juga kebersamaan insani di negeri yang katanya sudah berkembang ini.
Semoga Pak Presiden yang terhormat sempat membuka blog saya ini. Membuka unek-unek saya dan memerintahkan saya mengganti menteri yang masuk daftar berobat gratis. Semoga saja :)

Jumat, 13 Desember 2013

Hei Kawan, Apa Kabarmu Di Sana?

Ketika kau tak lagi bersama kami, ketika kau mendahului kami kembali ke sang Pencipta, kami sangat kehilangan dan sedih, terkadang juga bangga. Ya, bangga karena kau mampu melawan sakit yang kau derita itu. Selama bertahun-tahun kita bersama, bersenda gurau, berkreasi, kau tidak pernah mengeluh akan sakit yang kau derita. Kami sedih karena harus kehilangan dirimu yang sangat bermakna diantara kami. Kami kehilangan sosok yang kami hormati. Bertahan dalam waktu sekitar 2 tahun, berjuang sendiri untuk sakit yang kau derita tanpa kami ketahui. Itu sungguh tindakan konyol darimu, tapi kami salut kau bisa seperti itu. Kami salut karena kami mungkin tidak bisa sepertimu, yang mencoba terlihat sehat walau sebenarnya kau sakit. Masih terngiang dalam ingatanku saat kau bercanda, tertawa, serius, dan saat-saat bersama kami. Kau juga lah mentorku, mentor kami, sahabatku, sahabat kami, keluargaku dan keluarga kami.
Kini, kau telah berada di alam lain, bersama para malaikat dan mungkin juga bersama orang yang aku kenal yang telah mendahului kami. Selamat istirahat di alam sana kawan kami, Edward, selalu kami kenang saat-saat bersamamu :)


Senin, 09 Desember 2013

9-10, Beda Tipis Lah.

Korupsi? Koruptor? Ah, korupsi itu merupakan hak setiap manusia, karena berdampingan. Alasannya peringatan Hari Korupsi dan Hak Asasi Manusia hanya selisih 24 jam. Korupsi merupakan hak karena ya itu, hak. Contohnya saya yang telat ngampus, itu hak saya mau telat atau cepat, tapi sudah termasuk korupsi. Korupsi waktu. Kemudian jika koruptor di hukum mati, kan ada Hak Asasi Manusia, manusia berhak untuk hidup. Saya semakin bingung jika keduanya dikaitkan. Satu sisi, kosupsi salah, sisi lainnya hukuman mati menyalahi hak manusia untuk hidup. Seperti yang kita ketahui, tanggal 9 Desember adalah peringatan Hari Korupsi Sedunia dan 10 Desember merupakan Hari Hak Asasi Manusia. Sungguh berdekatan bukan? Selanjutnya bagaimana Hak Asasi Manusia di Indonesia, apakah sudah memiliki hak sepenuhnya? Saya rasa tidak. Banyak persoalan di negri ini yang sangat bertentangan dengan Hak Asasi Manusia. Manusia berhak untuk hidup, mengelola sumber daya alam dan isinya, berhak untuk mengeluarkan pendapat, berhak memilih keyakinan dan masih banyak lagi hak-hak manusia lainnya. Tetapi di Indonesia, hak manusia banyak dirampas oleh orang tak mengenal dosa. Hak untuk mengelola Sumber Daya Alam beserta isinya misalnya, sudah hilang haknya kan?Semua orang di dunia tahu bahwa hutan kita adalah paru-paru dunia, tetapi kini mungkin sudah sedikit dan tidak tertutup kemungkinan akan hilang julukan tersebut. Ini karena orang tak bertanggung jawab sudah merampas hak masyarakat lokal untuk mengelola hutan tersebut. Kini masyarakat lokal akan tersisih karena akan banyaknya gedung-gedung tinggi, mal-mal bertaburan, perkantoran, bahkan perkebunan monokultur merupakan penyebab utamanya. Masyarakat lokal tidak mempunyai hak lagi untuk mengelola hutan mereka, hak mereka sudah diambil alih oleh bajingan asing, pejabat negara, pejabat daerah setempat, dan oknum yang tak bertanggung jawab. Hebatnya lagi, walau mereka sudah berusaha untuk mengembalikan hak mereka untuk mengelola, tetap saja keadilan di negri ini masih memihak yang berkantong tebal. Kemudian hak untuk hidup, aktivis HAM bagaimana? Dia berjuang untuk menegakkan HAM di negri ini malah di bunuh. Sungguh ironi yang benar-benar membuat hati ini teriris. Semoga Korupsi dan Hak Asasi Manusia di negri ini bisa di tegakkan, maksudnya korupsi bisa di berantas dan Hak Asasi Manusia tetap berdiri tegak. Selamat jalan Munir dan matilah kau KORUPTOR!

Kamis, 21 November 2013

BERSAHABAT DENGAN ALAM, PEDULI KEHIDUPAN MASA DEPAN

21 November, merupakan Hari Pohon Sedunia. Setiap tahunnya diperingati oleh para relawan, LSM, organisasi yang peduli terhadap lingkungan dan alam. Sangat besar manfaatnya jika dilakukan dengan sebuah aksi nyata. Bukan untuk hari ini saja, tapi untuk masa depan kehidupan manusia di bumi ini. Mungkin jika kita membuka mata lebih lebar dengan keadaan hutan kita, sungguh membuat pilu. Kerusakan hutan terjadi dimana-mana, bahkan fakta menunjukkan bahwa hutan Indonesia mengalami kerusakan yang paling laju, sungguh memprihatinkan dan mengkhawatirkan. Mungkin saja jika nanti hutan Indonesia semakin sempit ruangnya, keanekaragaman satwa yang dimiliki oleh Indonesia sebagai negara yang mempunyai banyak satwa langka ini akan mengalami kepunahan. Contohnya saja harimau sumatra dan orangutan kalimantan. Di kalimantan saja misalnya, penebangan secara liar banyak terjadi, pembukaan lahan untuk perkebunan sawit merajalela, pertambangan dimana-mana tanpa adanya proses perbaikan kembali terhadap hutan yang telah dirusak. Sebenarnya ini bukan hanya menjadi tanggung jawab kita sebagai penjaga, tetapi para pengusaha yang melakukan pembalakan hutan dan juga pemerintah yang terkadang menipu rakyat dengan memberikan izin kepada pengusaha yang merusak alam tersebut.
Banyaknya gerakan tidak akan mampu memperbaiki hutan yang rusak tanpa aksi yang nyata. Uang takkan lagi berharga jika hutan sudah tak ada. Mari kita rangkul saudara, teman, kekasih, dan kerabat lainnya untuk menanam pohon demi kelangsungan hidup kita. Pohon memberikan banyak manfaat kepada kita. Memberikan oksigen tanpa harus bayar, hanya meluangkan sedikit waktu saja untuk memeliharanya. Pikirkan saja, jika tak ada pohon, tak ada hutan, apa yang akan terjadi? Alam juga butuh kita dan juga sebaliknya.

Senin, 18 November 2013

Jalan babi saja sudah beraspal :)

Mau pulang ke kampung saja susah, apalagi barusan liat video dari redtube yang menyindir pemerintah kabupaten sebut saja kabupaten Sanggau (kota sebenarnya). Sindiran yang berupa video untuk membuat para pejabat tinggi di daerah pemerintahan tersebut bangun melihat kondisi jalanan yang mungkin bisa saya sebut sebagai kolam babi. Bukan tanpa alasan saya menyebut kolam babi, karena babi itu sukanya di lumpur nan berair. Bayangkan saja, jika cuaca panas terik, debu jalanan melayang tanpa batas. Jika cuaca sedu sedan, kubangan babi pun menjalar. Bagi anda yang pernah melewati jalan lintas kabupaten/negara di kalimantan barat via kabupaten Sanggau, mungkin anda tahu bagaimana rasanya. Sungguh menyiksa lahir dan batin. Saya saja sebagai warga yang jika akan pulang kampung, pasti melewati jalan babi tersebut, merasa sangat prihatin dengan kinerja pemerintah kabupaten tersebut. Entah karena kurangnya anggaran daerah atau karena kurangnya otak mereka, saya pun tidak mengerti. Kebobrokan pemerintah daerah tersebut sangat jelas terlihat dari kondisi jalan saja. Tidak lama ini, saya mendengar ada gebrakan dari sekelompok orang yang akan menggelar "Gerakan Rp 1000 Untuk Jalan Kab. Sanggau". Ini sangat menarik bagi saya, karena pasti akan membuat pejabat setempat sangat malu, apalagi jalanan ini tidak hanya dilewati orang Indonesia saja, karena jalan ini juga menghubungkan perbatasan Entikong ke Pontianak. Sungguh memalukan sekali.
http://www.youtube.com/watch?v=6Kh1X6pt9iU&feature=youtu.be

Rabu, 13 November 2013

Sweet Seventeen Jon :)

Terimakasih ALLAH SWT yang telah memberikan saya 8036 hari (kurang lebihnya begitu waktu menghitungnya dengan kalender tahun 1991) dengan keadaan yang alhamdulillah sehat. Tepat tanggal 13 November 17 tahun yang lalu, eh maaf, 22 tahun yang lalu (merasa masih muda dan masih imut) jam 12 siang seorang Ibu dengan kekuatan super untuk mengeluarkan sebuah benda hidup dari rahimnya, ya benda itu adalah sesosok bayi yang mirip seperti Bradd Pitt wajahnya. Tanggal yang  menurut kebanyakan orang mempercayai bahwa itu adalah angka sial, tapi tidak menurut bayi tersebut. Dengan asupan gizi yang cukup, bayi tersebut tumbuh dan berkembang menjadi................seorang anak yang tampan. Begitulah pandangan sebagian orang dalam keluarganya walaupun itu hanya suatu kebohongan. Bayi itu berubah menjadi anak, kemudian ABG, dan akhirnya tua. Sewaktu ABG, dia merupakan anak yang cerdas, memiliki IQ 210 sewaktu tes intelegensi. Kemudian, dari ABG dia beranjak tua, memasuki umur ke 20, dia sudah menempuh pendidikan perguruan tinggi sebanyak 2 kali di dua tempat berbeda. Inilah rekor terfantastis dalam kehidupan silsilah keluarganya. Cita-citanya adalah menjadikan dirinya berguna bagi dirinya sendiri, mungkin cita-cita yang egois menurut kalian, tapi ini merupakan sebuah cita-cita yang sangat butuh pengorbanan. Terharu saya, sungguh! Semoga, dengan bertambahnya usia beliau, beliau tetap dapat mewujudkan cita-citanya dan memajukan bangsa dan negaranya serta tidak khilaf dari agamanya. ALHAMDULILLAH, sekarang Tri Utomo Hadi sudah bisa buat KTP dan SIM, karena sudah ulangtahun, umurnya sekarang sudah 17 tahun. Ouyeeeeeeaah. Salam Konyol Damai
Foto DonCuan banyak harapan

Kamis, 31 Oktober 2013

Teori Relativitas Einstein

Apa tujuan hidup sebenarnya? Sebuah pertanyaan yang biasanya terlintas di pikiranku saat merenung sendirian di tepi kolam. Mungkin pertanyaan ini bisa menemukan jati diri saya, harta, tahta, ataupun wanita bagi saya. Ya, filosofi saya mengenai jati diri adalah kesuksesan mengontrol emosional jiwa, apalagi di masa yang masih belum menemui jati diri, terkendalinya emosional sangat labil. Itu menurut pandangan saya, bukan dari filsuf terkenal seperti Plato ataupun Mike Tyson. Tujuan hidup, memangnya hanya "Hidup untuk makan" atau "Makan untuk hidup"? Atau hidup, kemudian meninggal terus reinkarnasi dan hidup lagi seperti Dragon Ball? Semua itu tergantung pada pandangan hidup masing-masing individu. Tumbuhan juga mempunyai pandangan hidup, mereka tumbuh dan berkembang sehingga melahirkan tunas baru. Sama seperti manusia, tumbuh dan berkembang. Hanya bedanya, manusia perlu mencari jalan kebenaran, untuk apa? Untuk mendapatkan kehidupan yang hakiki setelah mati.
Manusia, terkadang melakukan hal bodoh, maaf, konyol maksud saya. Kenapa bisa? Nah, menurut analisis saya lagi, jika manusia tidak pernah melakukan hal bodoh, maaf, konyol, berarti manusia itu tidak merasakan hidup yang sebenarnya. Contohnya saja ketika kita biasa mendengar orang yang gagal, kemudian sukses, orang tersebut telah melakukan hal yang konyol sehingga membuat orang tersebut pernah gagal. Ya semoga saja saya menjadi orang yang sukses kelaknya dan anda juga melakukan hal bodoh untuk merasakan hidup yang sebenarnya. Inilah menurut pandangan saya saat ini mengenai tujuan hidup, biasanya akan berubah pandangan hidup seseorang tergantung siapa dan apa influence pandangan hidupnya dan saya berkaca pada influence saya untuk dasar teori yang saya pakai, yaitu om Albert Einstein dengan teori RELATIVITAS.
Selamat menikmati hidup anda, Salam Konyol Damai.

Sabtu, 14 September 2013

Motivasi Diri

"Lakukanlah hal konyol di masa muda anda, karena hanya orang bodoh yang tak pernah melakukannya." Hmm, menurut saya inilah umpatan yang tepat untuk memotivasi saya setelah banyak melakukan hal konyol. Mungkin tidak sekonyol kalian, tetapi ini yang saya rasakan dan alami. Memang, sebaiknya kita menghindari perbuatan konyol, tetapi jika kita tidak melakukannya, apa yang akan menjadi kenangan dan cerita kepada anak dan cucu kita? Apakah kita harus bangga dengan nilai A tanpa mencontek? Atau mendapatkan beasiswa ke Luar Negri dengan IQ 140? Bahkan menjadi "Milyarder" dengan otak yang penuh teori akademik? Apa yang akan di ceritakan jika begitu? Susah kan? Jika kita selipkan sedikit hal konyol dalam hidup kita secara fakta, ini akan menjadi cerita yang mengesankan, walaupun agak konyol. Hidup itu indah jika banyak warna, ya begitulah perumpamaannya. Berjalan itu tidak mengenakkan jika hanya menemui jalan yang lurus saja, tidak ada tantangan dalam berjalan. Nah, seperti halnya dengan kekonyolan yang kita lakukan, inilah tantangan yang mungkin menguji adrenaline kita. Jika begitu, kita bisa membuat anak-anak kita merasa senang mendengarkan cerita kita dan mengambil pelajaran dari yang pernah kita lakukan sambil mendidik mereka agar tidak melebihi perbuatan konyol seperti kita di masa muda. Setuju atau tidaknya, itu adalah hak masing-masing. Karena inilah sedikit pikiran yang memotivasi saya, sebab banyak orang yang telah melakukan hal konyol, belum tentu mendapatkan motivasi dari diri, apalagi orang lain.
"Hidup itu indah jika banyak warna, namun saya hanya pilih satu warna, tetapi jika di kolaborasikan dengan warna lainnya, warna yang saya pilih itu tetap padu dengan warna lainnya." - Salam Konyol Damai.

Jumat, 13 September 2013

Cerita Dewasa

"Hei kawan, ini bukannya sudah subuh? Ayolah tidur kawan" Ya begitulah kata hati saya saat malam, oh maaf, mungkin sudah subuh. Kegiatan konyol yang sering saya lakukan setiap malam hari, sungguh memuakkan! Saya sudah cukup bosan dengan keadaan seperti ini, hampir setiap malam mata saya masih segar hingga menjelang waktu subuh. Mungkin ini efek dari tugas kuliah yang di berikan oleh dosen dengan aturan Deadline sehingga saya harus mengejar target menyelesaikannya hingga subuh, bahkan tanpa tidur selama 24 jam. Jikapun tidak ada tugas, mata saya tetap akan terbuka sampai waktu subuh pula. Biasanya kalau sudah seperti ini, saya melakukan kegiatan olahraga 22 jari, yaitu online. Maklum, saya sudah menjadi seorang pecandu seks, eh maaf, internet sejak timbulnya friendster, facebook, dan twitter, redtube, blazzter bahkan sejak saya meninggalkan akun friendster saya. 
Ya kembali lagi pada masalah saya. Terkadang, saya iri kepada teman saya, bahkan keluarga saya, mereka bisa tidur lebih awal dari saya di saat saya masih gelisah untuk menutup mata sesaat. Mungkin Tuhan sedang memberi saya tugas, yaitu menjaga rumah dimalam hari. Itu hanya kemungkinan saja, belum tentu benar adanya atau itu hanya perasaan saya saja. Sering saya mencari dan bertanya pada teman, apa penyakit saya dan apa penyebabnya? Mereka hanya menyebutkan bahwa saya mengidap Insomnia. "Wah, apakah ini gejala awal aku akan hilang ingatan? apakah memori otak aku akan bersih dari Sasha Grey, Kim Kardhasian, Miyabi dan artis esek-esek? Apakah aku akan hidup normal dengan ingat ibadah dan Tuhan ku walaupun saat ini aku masih ingat Tuhan dan terkadang ibadah? Oh tidaaaak, aku tak mau ingatan ku hilang seperti sinetron tolol yang hilang ingatan karena kecelakaan. Aku ini hanya susah tidur di malam hari, keluarga ku menyebutku kelalawar, itu saja", sejenak saya berpikir mengenai insomnia. Bagaimana tidak itu membuat saya takut jika ancamannya mengerikan? Ya kurang lebih seperti rakyat Timur Tengah yang masih bergejolak. Setelah mengetahui bahwa saya mengidap insomnia, saya segera mencari referensi mengatasinya, walaupun itu hanya browsing di internet. Ya lumayanlah daripada saya harus konsultasi di On Clinic yang katanya rahasia terjaga. Bagaikan pungguk merindukan bulan, akhirnya saya menemukan cara mengatasinya, oh sungguh tidak sinkron peribahasanya. Dalam referensi yang saya temui, cara mengatasi insomnia yaitu jangan banyak minum, minum kopi apalagi, dan usahakan membaca sebelum tidur. Wah, kalau minum, apalagi kopi saya sangat susah meninggalkannya. Nah kalau membaca sebelum tidur, memang saya sering melakukannya, apalagi membaca setengah baya. Biasanya habis membaca, saya akan tertidur karena mata lelah membaca, tetapi resikonya ya si Jhon akan bangun. Fleksibel jika ada yang merangsang. 
Nah, sekarang cek sound di masjid dekat rumah sudah terdengar, mata saya saja masih segar. Tapi, sebelum ayam berkokok, jangan telat untuk tidur, begitulah kata orang tua. Mungkin saatnya saya untuk mencoba memejamkan mata sekarang. Oke, sekarang saatnya saya baring, memejamkan mata, mengosongkan pikiran tanpa embel-embel porno, karena saya menulis ini hanya curhatan belaka. Mohon maaf jika kejadian ini serupa dengan anda, walaupun muka kita berbeda, anda cantik jelita dan saya buruk rupa, tapi jangan lupa untuk membaca umpatan saya yang lainnya.
Wassalam, SKD.

Minggu, 08 September 2013

Inilah Kreatifitas Anak Bangsa

Selamat membaca kawan maupun lawan.Sebaiknya saya perkenalkan diri saya terlebih dahulu. Mungkin ada yang bertanya siapakah saya ini sebenarnya? Ya, saya adalah Tri, lebih lengkapnya Tri Utomo Hadi, sebuah nama yang di beri oleh seorang bapak kepada anaknya yang lahir tepat pada tanggal, bulan dan tahun yang ganjil. Apakah saya boleh memberitahukan tanggal kelahiran saya? Sepertinya pembaca tidak melarang. Oke, saya akan memberitahukan  jika saya lahir pada tanggal 13 November 1991 (ingat tanggal ini dan jangan lupa doa serta kadonya). Saya tidak akan menceritakan siapa nama Bapak dan Ibu saya disini, pamali. Sejak kecil, saya ini bertubuh sixpack, walaupun itu saya sendiri yang beranggapan seperti itu, mesti pede dengan keadaan sebenarnya yang memang sixpack. Oh iya, saya lupa memberitahu bahwa nama panggilan saya sejak kecil adalah "i". Ingat! Hanya satu huruf setelah huruf "H" dan sebelum huruf "J". Sinopsis dari pemberian nama yang begitu singkat ini saya tidak tahu pasti berawal darimana dan siapa yang memulainya, maklum saat itu saya masih kecil dan sukanya permen dan camilan, bukan nama. Saat saya mengenyam pendidikan pertama kali, yaitu taman kanak-kanak, saya bercita-cita menjadi pilot, ya namanya juga anak kecil, kalo tidak dokter, ya polisi atau pilot. Hingga saat ini saya masih memimpikan cita-cita yang aaaah, sudahlah lupakan soal cita-cita itu kawan. Setelah lulus dari taman kanak-kanak dengan prestasi yang gemilang dengan predikat "Gambar Terbaik" oleh guru saya sehingga saya bisa melanjutkan pendidikan saya yang lebih tinggi dan bergengsi, yaitu Sekolah Dasar Negri 1 di kota Sekadau (kotanya hampir mirip dengan Las Vegas). Tidak ada hambatan selama saya bersekolah di sekolah tersebut, mungkin karena Ibu selalu memberiku bakwan setiap akan pergi kesekolah sehingga saya bisa lulus dengan tepat waktu, yaitu hanya 6 tahun saja bersekolah di sekolah itu. Ternyata saya pintar juga, Bapak saya saja bangga. Selanjutnya saya disekolahkan lagi oleh Bapak saya ke sekolah yang masih bertaraf Kabupaten, yaitu SMP Negri 1, masih di kota yang sama. Saya heran, kenapa Bapak saya masih ingin menyekolahkan saya, apa beliau tidak iri melihat anaknya sekolah sedangkan dia tidak? Ah, itu pertanyaan konyol yang masih menghantui saya, ya jelaslah Bapak saya sudah muak dengan tulisan yang ada di papan tulis itu, apalagi saya. Balik lagi ke cerita. Saat akan memasuki persekolahan, saya membayangkan jika seragam yang akan saya pakai itu adalah pakaian kaos hitam dengan celana loreng bak tentara, maklum saya ter-influence sama JAMRUD, salah satu band yang saya tahu jebolan LOG ZHELEBOUR dengan judul lagu yang saya suka saat itu adalah "Telat 3 Bulan". Hmm, kecil-kecil sudah cabul ternyata ini bocah. Oh maaf, barusan adalah intermezzo yang konyol, oke balik lagi ke cerita sekolah tadi. Nah, saat mulai sekolah, ternyata bayangan saya yang memakai seragam seperti JAMRUD itu pun pudar, karena tetap saja sekolah di Indonesia jenjang Sekolah Menengah Pertama itu mengenakan seragam putih di baju dan biru di celana pendek. Ini seperti seragam polisi di negara entah apa itu, saya lupa. Alhasil dari mengenakan seragam seperti ini, saya masih saja terlihat seperti bocah SD, dengan celana pendek diatas lutut, padahal itu aurat saya nampak loh. Mengenai prestasi di sekolah yang baru saya rasakan ini, prestasi saya lumayan, lumayan anjlok dan lumayan bagus. Kenapa? Saya juga tidak tahu, karena inilah yang saya sebut dengan Achievement Entertainment, yaitu semacam mengolok-olok persaingan prestasi di kelas ataupun sekolah. Nah, perlu saya ingatkan, saya mempunyai seorang teman yang begitu konyol. Kenapa saya menyebut begitu? Karena semenjak saya di Taman Kanak-kanak hingga ke jenjang SMP, dia selalu menghantui saya, entah itu karena takdir dari Yang Maha Esa atau karena IQ saya yang mencapai 230 sehingga dia selalu membuntuti saya. Ya, namanya adalah Azhari Fajri, ya itulah namanya, saya ingat betul itu sudah lengkap namanya. Sudah, lupakan akan kekonyolan beliau, karena akan mengganggu ketenangan dimanapun dia berada jika saya membicarakan dia. Saya bersama Azhar dan empat orang pria macho pernah berada dalam satu kelas pilihan yang di kelilingi oleh sekitar 20 wanita, mungkin lebih. Inilah yang menyebabkan kekonyolan dan IQ kami berdua meningkat seiring kami berada dalam satu ruangan seluas 6 x 5 meter dengan para bidadari (tidak semua wanita cantik, tergantung mata anda melirik) yang hampir 30 hari dalam sebulan ketemu 5-6 jam sehari. Keadaan seperti ini hanya berlangsung tidak lebih dari 12 bulan, karena itu adalah saat terakhir kami menikmati masa lajang, walaupun kami sekarang masih lajang di umur yang sudah berkepala dua. Setelah melewati masa-masa penuh kecabulan ini, kami berdua pun tamat dari sekolah ini dan melanjutkan ke sekolah paling atas, yaitu Sekolah Menengah Atas, dan masih dalam satu sekolah lagi bersama dia, Azhar. Setelah melewati masa sekolah dengan bercelana pendek hampir 9 tahun yang membuat saya bosan, akhirnya saya bisa juga merasakan bercelana panjang di sekolah. Walaupun perubahan terjadi pada kami mulai dari tubuh yang semakin sixpack, suara yang semakin menggelegar dan melengking seperti suara Dani Filth ataupun Arul Efansyah, perkembangan alat kelamin kami akibat sudah Baligh, tapi kekonyolan kami tetap konstan nan meningkat seperti adanya Hittler yang hanya sekali muncul dalam sejarah. Di sekolah inilah, saya dan Azhar menemui berbagai macam teman yang juga konyol sama seperti kami, dimulai dari Edo Domi, Gio, dan para konyolers lainnya. Saya tidak akan menganalisa watak, sifat, maupun kelakuan mereka, karena mereka adalah fiktif. Bukan, ini fakta kawan, fakta, mereka bukan fiktif, SUMPAH ! Maaf, saya terlena dengan tulisan saya ini, karena saya mesti mengingat beberapa kekonyolan kami. Sekian dulu tulisan konyol ini sampai disini, karena saya akan memikirkan lagi tulisan konyol lainnya, selamat menantikan tulisan saya para KONYOLERS, Salam Konyol Damai (SKD).