Mau pulang ke kampung saja susah, apalagi barusan liat video dari redtube yang menyindir pemerintah kabupaten sebut saja kabupaten Sanggau (kota sebenarnya). Sindiran yang berupa video untuk membuat para pejabat tinggi di daerah pemerintahan tersebut bangun melihat kondisi jalanan yang mungkin bisa saya sebut sebagai kolam babi. Bukan tanpa alasan saya menyebut kolam babi, karena babi itu sukanya di lumpur nan berair. Bayangkan saja, jika cuaca panas terik, debu jalanan melayang tanpa batas. Jika cuaca sedu sedan, kubangan babi pun menjalar. Bagi anda yang pernah melewati jalan lintas kabupaten/negara di kalimantan barat via kabupaten Sanggau, mungkin anda tahu bagaimana rasanya. Sungguh menyiksa lahir dan batin. Saya saja sebagai warga yang jika akan pulang kampung, pasti melewati jalan babi tersebut, merasa sangat prihatin dengan kinerja pemerintah kabupaten tersebut. Entah karena kurangnya anggaran daerah atau karena kurangnya otak mereka, saya pun tidak mengerti. Kebobrokan pemerintah daerah tersebut sangat jelas terlihat dari kondisi jalan saja. Tidak lama ini, saya mendengar ada gebrakan dari sekelompok orang yang akan menggelar "Gerakan Rp 1000 Untuk Jalan Kab. Sanggau". Ini sangat menarik bagi saya, karena pasti akan membuat pejabat setempat sangat malu, apalagi jalanan ini tidak hanya dilewati orang Indonesia saja, karena jalan ini juga menghubungkan perbatasan Entikong ke Pontianak. Sungguh memalukan sekali.
http://www.youtube.com/watch?v=6Kh1X6pt9iU&feature=youtu.be
Tidak ada komentar:
Posting Komentar