Korupsi?
Koruptor? Ah, korupsi itu merupakan hak setiap manusia, karena berdampingan.
Alasannya peringatan Hari Korupsi dan Hak Asasi Manusia hanya selisih 24 jam.
Korupsi merupakan hak karena ya itu, hak. Contohnya saya yang telat ngampus,
itu hak saya mau telat atau cepat, tapi sudah termasuk korupsi. Korupsi waktu.
Kemudian jika koruptor di hukum mati, kan ada Hak Asasi Manusia, manusia berhak
untuk hidup. Saya semakin bingung jika keduanya dikaitkan. Satu sisi, kosupsi
salah, sisi lainnya hukuman mati menyalahi hak manusia untuk hidup. Seperti
yang kita ketahui, tanggal 9 Desember adalah peringatan Hari Korupsi Sedunia
dan 10 Desember merupakan Hari Hak Asasi Manusia. Sungguh berdekatan bukan?
Selanjutnya bagaimana Hak Asasi Manusia di Indonesia, apakah sudah memiliki hak
sepenuhnya? Saya rasa tidak. Banyak persoalan di negri ini yang sangat
bertentangan dengan Hak Asasi Manusia. Manusia berhak untuk hidup, mengelola
sumber daya alam dan isinya, berhak untuk mengeluarkan pendapat, berhak memilih
keyakinan dan masih banyak lagi hak-hak manusia lainnya. Tetapi di Indonesia,
hak manusia banyak dirampas oleh orang tak mengenal dosa. Hak untuk mengelola
Sumber Daya Alam beserta isinya misalnya, sudah hilang haknya kan?Semua orang
di dunia tahu bahwa hutan kita adalah paru-paru dunia, tetapi kini mungkin
sudah sedikit dan tidak tertutup kemungkinan akan hilang julukan tersebut. Ini
karena orang tak bertanggung jawab sudah merampas hak masyarakat lokal untuk
mengelola hutan tersebut. Kini masyarakat lokal akan tersisih karena akan
banyaknya gedung-gedung tinggi, mal-mal bertaburan, perkantoran, bahkan
perkebunan monokultur merupakan penyebab utamanya. Masyarakat lokal tidak
mempunyai hak lagi untuk mengelola hutan mereka, hak mereka sudah diambil alih
oleh bajingan asing, pejabat negara, pejabat daerah setempat, dan oknum yang
tak bertanggung jawab. Hebatnya lagi, walau mereka sudah berusaha untuk
mengembalikan hak mereka untuk mengelola, tetap saja keadilan di negri ini
masih memihak yang berkantong tebal. Kemudian hak untuk hidup, aktivis HAM
bagaimana? Dia berjuang untuk menegakkan HAM di negri ini malah di bunuh.
Sungguh ironi yang benar-benar membuat hati ini teriris. Semoga Korupsi dan Hak
Asasi Manusia di negri ini bisa di tegakkan, maksudnya korupsi bisa di berantas
dan Hak Asasi Manusia tetap berdiri tegak. Selamat jalan Munir dan matilah kau
KORUPTOR!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar